Google Blog Sosiologi SMA

Rekayasa Nilai untuk Kelulusan Peserta Didik

Posted by Firman Fajar 0 komentar
Sudah menjadi rahasia umum di kalangan guru bahwa sekolah melakukan rekayasa nilai agar peserta didik memenuhi persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan. Untuk mengetahui bagaimana rekayasa nilai itu terjadi, kita harus mengetahui kriteria kelulusan peserta didik.

Apa kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan?

Menurut POS UN Tahun Pelajaran 2013/2014, kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran;
c. lulus Ujian Sekolah (US); dan
d. lulus Ujian Nasional (UN).

Lulus US
Peserta didik dinyatakan lulus US apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S (Nilai Sekolah).
Nilai S, untuk SMA, diperoleh dari gabungan antara nilai US dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan 5 dengan pembobotan 30% untuk nilai US dan 70% untuk nilai rata-rata rapor.

Simulasi:
Suatu sekolah menetapkan bahwa siswa lulus US bila Nilai S minimal 7.

Si A memiliki nilai sebagai berikut:
Nilai US : 4
Nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan 5 : 8

Nilai S = (4 x 30%) + (8 x 70%)
           = 1,2 + 5,6
           = 6,8




Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA (Nilai Akhir).
NA diperoleh dari gabungan Nilai S dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dengan nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan 60% untuk Nilai UN.
Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila memiliki rata-rata NA dari seluruh mata pelajaran yang diujikan mencapai paling rendah 5,5, dan NA setiap mata pelajaran paling rendah 4,0.






Referensi:
http://bsnp-indonesia.org/id/wp-content/uploads/2013/12/POS-UN-Tahun-Pelarajaran-2013-2014.pdf



Baca Selengkapnya ....

OPERASI GRATIS 5000 DHUAFA (MISKIN)

Posted by Firman Fajar 0 komentar
Setelah sukses menggelar operasi gratis bagi 1000 dhuafa, kini RS BINA SEHAT Jember dan RS AL HUDA Banyuwangi kembali menggelar operasi gratis bagi 5000 dhuafa mencakup 5 kabupaten (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo,dan Lumajang), meliputi 8 kasus penyakit yaitu
1. BIBIR SUMBING,
2. KATARAK,
3. HERNIA,
4. POLIDACTILY (kelebihan jumlah jari),
5. CTEV (kaki pengkor),
6. HIDROCEPHALUS (pembesaran kepala),
7. MENINGOCEL &
8. ENCHEPALOCEL.
Bagi bpk/ibu/sdr yg mempunyai kerabat/tetangga menderita salah satu dari 8 kasus tersebut diatas dan tidak mampu, dapat merekomendasikan ke
RS Bina Sehat Jember
Jln.jayanegara 07 Jember,
dengan peryaratan administrasi :
1. Fc KTP peserta,
2. Fc KK &
3. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Kepedulian Anda akan Merubah Jalan Hidup Mereka.
Informasi lebih lanjut mengenai operasi gratis ini dapat menghubungi
dr Maria ulfah 0816599591,
Moh Aris Musaini 081336387971.
Operasi mulai awal Mei 2014.
________________

Catatan :
1. Info ini awalnya saya dapatkan dari grup admin ODOJ.
2. Saya sudah cek ke no kontak an dr. Maria Ulfah, beliau membenarkan informasi tersebut.
3. Sampai tanggal 19 April 2014 pagi, baru 1.000-an orang yang mendaftar. Pendaftaran ditutup bila sudah ada 5.000 pendaftar.

Baca Selengkapnya ....

Bila Ingin Perubahan, Jangan Golput

Posted by Firman Fajar 0 komentar
Bila ingin perubahan di negeri ini, jangan bergabung dengan golput.

Bila anda golput, anda tidak bisa berkontribusi untuk perubahan di negeri ini dengan jangkauan yang luas. Anda tidak memiliki wakil di DPD, DPR, atau DPRD; lembaga-lembaga yang akan menentukan arah perubahan di negeri ini.

Bila anda golput, anda tidak ikut serta dalam menentukan pemimpin yang akan memimpin perubahan di negeri ini.

Oleh karenanya, jangan golput.
Masih ada partai yang bisa anda percaya untuk membawa negeri ini menjadi lebih baik.



Baca Selengkapnya ....

Golput (Golongan Putih)

Posted by Firman Fajar 0 komentar
Golput (Golongan Putih) adalah sebutan untuk kelompok masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya secara sengaja dan penuh kesadaran karena tidak percaya dengan sistem politik yang ada.

(http://www.deskripsi.com/singkatan/golput)

Baca Selengkapnya ....

Contoh Kontravensi : Kampanye Hitam (Black Campaign)

Posted by Firman Fajar 0 komentar
Salah satu contoh kontravensi adalah kampanye hitam (black campaign).

Kampanye hitam adalah kampanye untuk menjatuhkan lawan politik melalui isu-isu yang tidak berdasar.

(http://glosarium.org/subjek/pemilu/arti/?k=kampanye%20hitam)



Contoh kasus kampanye hitam, silakan kunjungi :

http://regional.kompas.com/read/2014/04/04/1645082/Penyebar.Selebaran.Katakan.Tidak.pada.Demokrat.dan.PKS.Ditangkap 

Baca Selengkapnya ....

Ayo Bersedekah

Modified by info update - Panduan Blogging SEO. Original by Bamz | Copyright of Blog Sosiologi SMA.

Belajar Islam

Firman Fajar

ANTARA News - Nasional - Pendidikan

dakwatuna.com

PKS Piyungan

Kisah Islam

Total Tayangan Laman

Sedang GALAU? Dengarkan Qur'an Yuk!