Indonesia punya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)



Indonesia punya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang mempunyai fungsi utama:

  1. Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
  2. Pelaksanaan kebijakan tertentu di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
  3. Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas Badan POM.
  4. Pemantauan, pemberian bimbingan dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
  5. Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bindang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, persandian, perlengkapan dan rumah tangga. 
      (Sesuai Pasal 3 Keputusan Kepala Badan POM No. 02001/SK/KBPOM)

Visi Badan POM adalah menjadi Institusi Pengawas Obat dan Makanan yang Inovatif, Kredibel dan Diakui Secara Internasional Untuk Melindungi Masyarakat.

Salah satu cara Badan POM melindungi masyarakat adalah menerbitkan Public Warning, misalnya Public Warning BPOM tentang Kosmetik yang Mengandung Bahan yang Berbahaya:
http://tokomaryanih.blogspot.com/2014/12/public-warning-bpom-tentang-kosmetik.html 

Sumber:
http://www.pom.go.id/new/ 
READ MORE - Indonesia punya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

Indonesia punya Badan Arbitrase Nasional Indonesia (Indonesian National Board of Arbitration)

Indonesia punya Badan Arbitrase Nasional Indonesia (Indonesian National Board of Arbitration) disingkat BANI.

BANI adalah lembaga independen yang memberikan jasa beragam yang berhubungan dengan arbitrase, mediasi dan bentuk-bentuk lain dari penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

Contoh kasus yang ditangani oleh BANI:
Sengketa antara PT Berkah Karya Bersama melawan Siti Hardianti Rukmana sehubungan dengan Investmen Agreement dalam kasus TPI. Kedua belah telah sepakat bahwa apabila ada sengketa akan diselesaikan di BANI. Dalam sengketa tersebut, Majelis hakim BANI memutuskan PT Berkah Karya Bersama adalah pemilik sah PT TPI. Keputusan tersebut mengikat para pihak yang bersengketa.


Sumber:
http://www.bani-arb.org/bani_main_ind.html
http://news.okezone.com/read/2014/12/12/337/1078412/bani-putuskan-tpi-tetap-milik-pt-berkah
http://www.jpnn.com/read/2014/12/13/275304/Kasus-TPI,-PT-Berkah-Anggap-Putusan-BANI-Sudah-Tepat-
READ MORE - Indonesia punya Badan Arbitrase Nasional Indonesia (Indonesian National Board of Arbitration)

Blog Sosiologi SMA Menggunakan Template Blog SEO Responsive


Desember 2014, Blog Sosiologi SMA menggunakan template blog SEO responsive. Template ini didapat di trikmudahseo.blogspot.com. Tampilan template ini cukup menarik.

Sumber:
http://trikmudahseo.blogspot.com/2014/08/template-blog-seo-friendly-responsive.html
READ MORE - Blog Sosiologi SMA Menggunakan Template Blog SEO Responsive

Surat Mendikbud Anies Baswedan kepada Kepala Sekolah mengenai Pelaksanaan Kurikulum 2013


Nomor : 179342/MPK/KR/2014           5 Desember 2014
Hal : Pelaksanaan Kurikulum 2013

Yth. Ibu / Bapak Kepala Sekolah
di
Seluruh Indonesia

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera bagi kita semua.

Semoga Ibu dan Bapak Kepala Sekolah dalam keadaan sehat walafiat, penuh semangat dan bahagia saat surat ini sampai. Puji dan syukur selalu kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan rahmat dan hidayahnya pada Ibu dan Bapak serta semua Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang telah menjadi pendorong kemajuan bangsa Indonesia lewat dunia pendidikan.

Melalui surat ini, saya ingin mengabarkan terlebih dahulu kepada Kepala Sekolah tentang Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan pelaksanaan Kurikulum 2013, sebelum keputusan ini diumumkan kepada masyarakat melalui media massa.
Sebelum tiba pada keputusan ini, saya telah memberi tugas kepada Tim Evaluasi Implementasi Kurikulum 2013 untuk membuat kajian mengenai penerapan Kurikulum 2013 yang sudah berjalan dan menyusun rekomendasi tentang penerapan kurikulum tersebut ke depannya.

Harus diakui bahwa kita menghadapi masalah yang tidak sederhana karena Kurikulum 2013 ini diproses secara amat cepat dan bahkan sudah ditetapkan untuk dilaksanakan di seluruh tanah air sebelum kurikulum tersebut pernah dievaluasi secara lengkap dan menyeluruh.

Seperti kita ketahui, Kurikulum 2013 diterapkan di 6.221 sekolah sejak Tahun Pelajaran 2013/2014 dan di semua sekolah di seluruh tanah air pada Tahun Pelajaran 2014/2015. Sementara itu, Peraturan Menteri nomor 159 Tahun 2014 tentang evaluasi Kurikulum 2013 baru dikeluarkan tanggal 14 Oktober 2014, yaitu tiga bulan sesudah Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Pada Pasal 2 ayat 2 dalam Peraturan Menteri nomor 159 Tahun 2014 itu menyebutkan bahwa Evaluasi Kurikulum bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai:
1. Kesesuaian antara Ide Kurikulum dan Desain Kurikulum;
2. Kesesuaian antara Desain Kurikulum dan Dokumen Kurikulum;
3. Kesesuaian antara Dokumen Kurikulum dan Implementasi Kurikulum; dan
4. Kesesuaian antara Ide Kurikulum, Hasil Kurikulum, dan Dampak Kurikulum.

Alangkah bijaksana bila evaluasi sebagaimana dicantumkan dalam pasal 2 ayat 2 dilakukan secara lengkap dan menyeluruh sebelum kurikulum baru ini diterapkan di seluruh sekolah. Konsekuensi dari penerapan menyeluruh sebelum evaluasi lengkap adalah bermunculannya masalah-masalah yang sesungguhnya bisa dihindari jika proses perubahan dilakukan secara lebih seksama dan tak terburu-buru.

Berbagai masalah konseptual yang dihadapi antara lain mulai dari soal ketidakselarasan antara ide dengan desain kurikulum hingga soal ketidakselarasan gagasan dengan isi buku teks. Sedangkan masalah teknis penerapan seperti berbeda-bedanya kesiapan sekolah dan guru, belum meratanya dan tuntasnya pelatihan guru dan kepala sekolah, serta penyediaan buku pun belum tertangani dengan baik. Anak-anak, guru dan orang tua pula yang akhirnya harus menghadapi konsekuensi atas ketergesa-gesaan penerapan sebuah kurikulum. Segala permasalahan itu memang ikut melandasi pengambilan keputusan terkait penerapan Kurikulum 2013
kedepan, namun yang menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini adalah kepentingan anak-anak kita.

Maka dengan memperhatikan rekomendasi tim evaluasi implementasi kurikulum, serta diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, saya memutuskan untuk:
1. Menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang baru menerapkan satu semester, yaitu sejak Tahun Pelajaran 2014/2015. Sekolah-sekolah ini supaya kembali menggunakan Kurikulum 2006. Bagi Ibu/Bapak kepala sekolah yang sekolahnya termasuk kategori ini, mohon persiapkan sekolah untuk kembali menggunakan Kurikulum 2006 mulai semester genap Tahun Pelajaran 2014/2015. Harap diingat, bahwa berbagai konsep yang ditegaskan kembali di Kurikulum 2013 sebenarnya telah diakomodasi dalam Kurikulum 2006, semisal penilaian otentik, pembelajaran tematik terpadu, dll. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi guru-guru di sekolah untuk tidak mengembangkan metode pembelajaran di kelas. Kreatifitas dan keberanian guru untuk berinovasi dan keluar dari praktik-pratik lawas adalah kunci bagi pergerakan pendidikan Indonesia.

2. Tetap menerapkan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang telah tiga semester ini menerapkan, yaitu sejak Tahun Pelajaran 2013/2014 dan menjadikan sekolah-sekolah tersebut sebagai sekolah pengembangan dan percontohan penerapan Kurikulum 2013. Pada saat Kurikulum 2013 telah diperbaiki dan dimatangkan lalu sekolah-sekolah ini (dan sekolah-sekolah lain yang ditetapkan oleh Pemerintah) dimulai proses penyebaran penerapan Kurikulum 2013 ke sekolah lain di sekitarnya. Bagi Ibu dan Bapak kepala sekolah yang sekolahnya termasuk kategori ini, harap bersiap untuk menjadi sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013. Kami akan bekerja sama dengan Ibu/Bapak untuk mematangkan Kurikulum 2013 sehingga siap diterapkan secara nasional dan disebarkan dari sekolah yang Ibu dan Bapak pimpin sekarang. Catatan tambahan untuk poin kedua ini adalah sekolah yang keberatan menjadi sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013, dengan alasan ketidaksiapan dan demi kepentingan siswa, dapat mengajukan diri kepada Kemdikbud untuk dikecualikan.

3. Mengembalikan tugas pengembangan Kurikulum 2013 kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pengembangan Kurikulum tidak ditangani oleh tim ad hoc yang bekerja jangka pendek. Kemdikbud akan melakukan perbaikan mendasar terhadap Kurikulum 2013 agar dapat dijalankan dengan baik oleh guru-guru kita di dalam kelas, serta mampu menjadikan proses belajar di sekolah sebagai proses yang menyenangkan bagi siswa-siswa kita.

Kita semua menyadari bahwa kurikulum pendidikan nasional memang harus terus menerus dikaji sesuai dengan waktu dan konteks pendidikan di Indonesia untuk mendapat hasil terbaik bagi peserta didik. Perbaikan kurikulum ini mengacu pada satu tujuan utama, yaitu untuk meningkatkan mutu ekosistem pendidikan Indonesia agar anak-anak kita sebagai manusia utama penentu masa depan negara dapat menjadi insan bangsa yang: (1) beriman dan bertakwa kepadaTuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, mandiri, demokratis, bertanggung jawab; (2) menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi; dan (3) cakap dan kreatif dalam bekerja. Adalah tugas kita semua untuk bergandengan tangan memastikan tujuan ini dapat tercapai, demi anak-anak kita.

Pada akhirnya kunci untuk pengembangan kualitas pendidikan adalah pada guru. Kita tidak boleh memandang bahwa pergantian kurikulum secara otomatis akan meningkatkan kualitas pendidikan. Bagaimanapun juga di tangan gurulah proses peningkatan itu bisa terjadi dan di tangan Kepala Sekolah yang baik dapat terjadi peningkatan kualitas ekosistem pendidikan di sekolah yang baik pula. Peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan akan makin digalakkan sembari kurikulum ini diperbaiki dan dikembangkan.

Pada kesempatan ini pula, saya juga mengucapkan apreasiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah Ibu dan Bapak Kepala Sekolah berikan demi majunya pendidikan di negeri kita ini. Dibawah bimbingan Ibu dan Bapak-lah masa depan pendidikan, pembelajaran, dan pembudayaan anak-anak kita akan terus tumbuh dan berkembang. Semoga berkenan menyampaikan salam hangat dan hormat dari saya kepada semua guru dan tenaga kependidikan di sekolah yang dipimpin oleh Ibu dan Bapak. Bangsa ini menitipkan tugas penting dan mulia pada ibu dan bapak sekalian untuk membuat masa depan lebih baik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kebudayaan nasional.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jakarta, 5 Desember 2014
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,

Anies Baswedan

Sumber:
http://www.antaranews.com/berita/467945/surat-mendikbud-kepada-kepala-sekolah-mengenai-pelaksanaan-kurikulum-2013
Google gambar
READ MORE - Surat Mendikbud Anies Baswedan kepada Kepala Sekolah mengenai Pelaksanaan Kurikulum 2013

Blog Sosiologi SMA Peringkat ke-13 dalam Kontes SEO Computer First

Alhamdulillah, Blog Sosiologi SMA Peringkat ke-13 dalam Kontes SEO Computer First.

Link artikel yang dilombakan:
http://sosiologipendidikan.blogspot.com/2014/08/kursus-komputer-murah-terbaik-di-jakarta.html




Apa hadiahnya? UANG TUNAI Rp 100.000. Alhamdulillah.

Sumber:
http://kontesseo.com/kontes/7/computer-first/daftar_pemenang/page/2/
http://kontesseo.com/kontes/7/computer-first.htm
READ MORE - Blog Sosiologi SMA Peringkat ke-13 dalam Kontes SEO Computer First

Kisi-kisi UAS Sosiologi Kelas XII IPS Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015




Perubahan Sosial
- Pengertian perubahan sosial
- Bentuk-bentuk perubahan sosial
- Faktor penyebab perubahan
- Faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial
- Dampak positif dan negatif perubahan sosial
- Modernisasi

Lembaga Sosial
- Ciri-ciri lembaga sosial
- Fungsi lembaga-lembaga sosial
- Fungsi manifes dan fungsi laten lembaga sosial
- Tipe lembaga sosial

Metode Penelitian Sosial
- Pertimbangan dalam menentukan topik penelitian
- Perumusan masalah
- Variabel bebas dan variabel terikat
- Teknik pengumpulan data
- Jenis data dilihat dari cara memperolehnya: primer dan sekunder
- Teknik pengumpulan data

Sumber gambar: google gambar 
READ MORE - Kisi-kisi UAS Sosiologi Kelas XII IPS Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015

Kisi-kisi UAS Sosiologi Kelas XI IIS Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015




Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial
- Interseksi sosial dan konsolidasi sosial
- Pengertian diferensiasi sosial
- Perbedaan yang menjadi dasar diferensiasi sosial: ras, agama, suku bangsa, klan, jenis kelamin, profesi
- Pengertian stratifikasi sosial
- Penyebab terbentuknya stratifikasi sosial
- Perbedaan yang menjadi dasar stratifikasi sosial
- Stratifikasi sosial pada masa penjajahan
- Wujud stratifikasi sosial dalam masyarakat
- Macam-macam status
- Fungsi stratifikasi sosial
- Sifat stratifikasi sosial
- Faktor penghambat mobilitas sosial
- Saluran mobilitas sosial


Kelompok Sosial
- Syarat kelompok sosial
- Faktor penyebab terjadinya kelompok sosial
- Klasifikasi kelompok
   a. In-group dan out-grup
   b. Primer dan sekunder
   c. Paguyuban dan patembayan
   d. Formal-group dan informal- group
   e. Membership group dan reference group
   f. Kelompok solidaritas mekanis dan kelompok solidaritas organis
- Kerumunan, publik, dan massa

Sumber gambar: google gambar 

READ MORE - Kisi-kisi UAS Sosiologi Kelas XI IIS Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015

Kisi-kisi UAS Sosiologi Kelas X IIS Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015



Mengenal Sosiologi
- Objek sosiologi
- Ciri-ciri/karakteristik/sifat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan
- Metode sosiologi
- Kegunaan sosiologi
- Peran sosiolog
- Manfaat mempelajari sosiologi

Nilai Sosial dan Norma Sosial
- Pengertian nilai sosial

- Macam-macam nilai menurut Notonegoro
- Nilai dominan dan nilai mendarah daging
- Nilai  material dan nilai immaterial
- Pengertian norma sosial
- Contoh norma
- Macam-macam norma berdasarkan daya ikatnya/sanksinya
- Macam-macam norma yang berlaku di masyarakat
- Sifat norma
- Hubungan antara nilai dan norma

Metode Penelitian Sosial
- Pertimbangan dalam menentukan topik penelitian
- Perumusan masalah
- Variabel bebas dan variabel terikat
- Teknik pengumpulan data
- Bagian-bagian laporan penelitian
-  Interpretasi data
- Kegunaan presentasi laporan penelitian

Sumber gambar: google gambar
READ MORE - Kisi-kisi UAS Sosiologi Kelas X IIS Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015
 

Cari Blog Ini

Memuat...

KBBI Daring

Follow on Facebook

Google+ Followers

Recent Comments

Mengenai Saya

Foto Saya

Guru Sosiologi SMAIT Nurul Fikri

Total Tayangan Laman

Check Page Rank



Diberdayakan oleh Blogger.